Tiga Minggu Kemudian ... Entah keberuntungan atau memang kenyataan seperti ini, Sarka merasa lebih bahagia sejak dua puluh satu hari terakhir. Ia merasa damai dan nyaman-nyaman saja. Tidak ada mimpi buruk itu lagi, tidak ada nama-nama orang lain yang tertulis dibuku catatan bersampul coklat gelap miliknya, tidak ada orang-orang yang meninggal lagi. Dan Sarka tentu saja merasa bahagia akan hal itu. Sarka tidak tahu entah semua itu berhenti sampai di sini saja atau nanti akan berlanjut. Tapi, tentu saja ia ingin opsi pertama yang akan terjadi. Sarka sudah muak dan tidak ingin melihat mereka yang tidak bersalah harus meninggal karena mimpi dan buku itu, yang secara tidak langsung adalah Sarka pelakunya. Tentang misteri tanggal empat juga belum bisa Sarka temukan jawabannya. Memang itu me

