Embun mulai merambati setiap benda yang bisa disentuhnya, dua sosok makhluk masih duduk berdampingan sejak beberapa jam lalu. Pocong menghentikan ceritanya beberapa saat, terlihat ada kesedihan dan sesal yang menggelayuti wajahnya itu. Kunti terdiam meresapi kisah yang diceritakan itu, hatinya teriris pedih. Kadang manusia yang dikuasai setan lebih biadab dari pada binatang liar. Untunglah dia dari bangsa Hantu bukan dari bangsa Setan, walaupun mungkin masih satu ras setidaknya berbeda bangsa. “Aku turut berduka ya, Bang,” ujar Kunti seraya memegang kafan pink polkadot Pocong. “Seperti yang sudah aku bilang tadi, menceritakan kembali kisah ini seperti mengorek luka yang sudah sembuh hingga berdarah lagi. Mengingatnya saja membuat otakku menjadi keram.

