Matematika dan Dinda

1087 Kata

Setelah makan pizza, mereka berenam main game sampai menjelang maghrib. Mereka pamitan dengan Ares dengan perasaan damai, Candra juga tak ketus lagi dengan Rangga meski sikapnya mungkin tidak bisa seperti sebelumnya. Saat akan pulang, Rangga menghentikan langkahnya dan berkata pada Bagas kalau besok minggu ia akan ke pasar, katanya akan survey tempat. "Ngomong apa lo sama Bagas, main rahasiaan?" tanya Candra. "Yah, gak usah cemburu, Man, aman gue ama dia." Candra menyerah, ia segera menyalakan mesin motor dengan Rangga yang sudah nangkring di jok belakang Candra. Lalu mereka melesat ke rumah yang sayangnya, adalah rumah yang sama. Sampai di rumah Dinda seperti biasa sibuk dengan dokumen bisnis keluarga mereka, membuat Rangga kembali teringat dengan ancaman keluarganya. Ia harus siap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN