"Tentang?" sela Miu yang kemudian beranjak dari sofa dan berjalan mendekat. Matsu dan Emma mengikutinya hingga kini ketiganya mengelilingi ranjang. "Donor untuk Mama," jawaban Yoshi jelas membuat ketegangan nampak di raut wajah ketiga anaknya. "Dokter Anita bilang, ada donor untuk Mama. Bentar, Papa inget-inget ucapannya. Hmm, bukan sumsum tulang belakang, tapi sel punca darah tepi. Nanti Mama dapet transplantasi alogenik dari pendonor yang nggak terkait hubungan darah sama Mama." Emma menghela nafas lega, diiringi oleh kedua saudaranya. Seketika itu juga ia berpaling pada Matsu dan Miu lalu tertawa kecil. Ternyata ketiganya sama-sama merasakan hal serupa. Namun kini mereka merasa lega karena berita baik lah yang disampaikan oleh Yoshi. "Kalau bukan sumsum tulang belakang, bisa berguna

