"Sialan lo, gue kira dokter Irham beneran kabur," umpat Rea pada Farhan yang sudah ada di rumah sakit bersama Arfan Mereka berdua dengan wajah polos tanpa dosa tertawa, mentertawai wajah terkejut Rea saat Farhan bilang dokter Irham kabur. Dengan sisa kekehannya Farhan menjawab, "lo sih terobsesi banget sama dokter Irham sampe segitunya." "Ye bukan gitu, dokter Irham kan bahaya banget, udah cape-cape juga dokter As memperbanyak zat penetral darah vampir. Kalo dia kabur bakal ada vampir lagi." "Gue juga ga mau berurusan dengan vampir lagi," kata Arfan Rea menegang dan menelan ludahnya susah payah. Rea tidak bilang pada siapapun jika Rea masih punya darah itu. Hanya Petra yang tau. Petra yang menyadari itu langsung merangkul Rea dan ikut tertawa, "kalian gila tau, adek gue sampe panik

