Setelah percobaan ke dua puluh kali, pelindung yang dipasang Raja Atashanoush berhasil dihancurkan. Houri membawa Putri Arezha teleportasi menuju aula utama. Namun, keduanya langsung terduduk saat melihat genangan darah dan tubuh Raja Atashanoush yang telah terpisah dari kepalanya. “Argh, s**l! Kita terlambat!” umpat mereka bersamaan. Sementara itu, Raja Faryzan menghambur ke arah Putri Arezha. “Arezha!” serunya sembari memeluk sang putri dengan penuh haru. Putri Arezha menjadi merasa bersalah. “Maaf sudah membuat Ayah cemas,” cetusnya dengan mata berkaca-kaca. Dia sempat melihat Pangeran Heydar yang tampak gelisah. “Tak apa, Heydar. Shirin baik-baik saja. Dia sedang istirahat di kamar." Pangeran Heydar mengembuskan napas lega. Sementara itu, Raja Faryzan mengamati putrinya den

