18. Tertatih

1503 Kata

Diusir seperti itu di hadapan orang banyak, antara malu dan kesal Intan bingung harus melakukan apa. Sehingga ia tercenung karena terlalu shock. Namun, mendengar Zein membentak Intan seperti itu, salah seorang dokter residen menghampiri Intan. Lalu menariknya perlahan. "Lebih baik kamu keluar sekarang! Daripada nanti Prof semakin murka," ucap dokter tersebut. Ia tidak ingin kegiatan operasi mereka gagal hanya karena Zein marah.. "Tapi, Dok. Salah aku apa?" tanya Intan. Ia berusha memertahankan harga dirinya. Intan tidak merasa melakukan kesalahan. Sehingga ia tidak terima diusir begitu saja oleh Zein. "Kamu enggak salah, tapi mungkin Prof sedang punya masalah lain. Jadi lebih baik kamu yang mengalah. Kamu kan tahu sendiri Prof seperti apa," jelas dokter residen tersebut saat mengantar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN