Zein yang sudah terlanjur ge'er itu berbelok ke arah Intan berada. Ia ingin pura-pura lewat sana agar disapa oleh Intan. Zein pun berjalan dengan penuh percaya diri dan keinginannya terkabul, saat ia melintasi Intan mereka semua yang ada di sana menyapa Zein. “Eh, ada Prof!” bisik salah seorang dokter. "Pagi, Prof," ucap Intan dan yang lainnya. Setelah itu Intan langsung memalingkan wajah karena ia malu mengingat kejadian kemarin sore di mobil. "Pagi," sahut Zein, pura-pura cool sambil berlalu. Namun ia tidak puas hanya seperti itu. Ia berharap Intan menghampirinya dan basa-basi padanya. Akan tetapi, ternyata Intan malah asyik melanjutkan perbincangannya dengan yang lain. 'Kok dia malah ngobrol? Emang mau ngapain dia ke sini kalau bukan ketemu aku? Apa dia malu nyapa aku duluan?" b

