Ke Rumah William

1620 Kata

“A … runa?” Larasita bahkan menatap gadis yang tersenyum di belakang William itu pun terkejut. “Wah … kamu-- ouch! Baumu … busuk!” Aruna terbilang spontan dan terkesan blak-blakan soal aroma yang diciumnya saat ini. “Udah lo, balik lagi sana ke kamar!” William mendengus sebal. Aruna yang dipaksa balik badan pun bahkan diantarkan sendiri oleh William agar masuk ke kamarnya. Kembali Larasita ditinggal sendirian. Selagi dia bingung di mana ruangan untuk dirinya berganti baju pun, gadis itu kembali memandangi sekelilingnya. Dia terlalu mengagumi rumah yang bahkan lebih megah dari yang diimpikannya. ‘Pantas saja, Vina bilang kalau William termasuk bibit unggul,” batinnya pun sampai ikut berkomentar. William kembali, melihat gadis itu tak kunjung duduk. Dia paham, kalau memang Larasita aka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN