Bab. 25. Firasat Faida Benar.

1494 Kata

"Halo ...?" "Nona keluar rumah membawa mobil, Pak," lapor orang suruhannya. Danis terdiam, sambil berpikir kemana di jam segini Amera akan pergi. Apalagi, cuaca sedang turun salju meski tidak lebat. "Ikuti dia! Jika dia berhenti di suatu tempat, aku akan menyusul," ucap Danis tegas. "Baik, Pak." Telpon dimatikan sepihak oleh Danis. Dia membayar makanananya, lalu pergi dari restoran. Lima menit berkendara, Danis mendapat pesan dari orang suruhannya, kalau Amera menuju menara Eifel. Lelaki itu menghembuskan nafas panjang. "Mau apa dia ke sana?" tanya Danis sambil melihat jam digital yang ada di tangan kanannya. "Wanita memang aneh!" Danis menggerutu tak jelas. Setelah beberapa menit berkendara, Danis memarkirkan kendaraannya, dia terus berjalan mencari sosok yang sejak tadi menggan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN