54. Gawat!

2006 Kata

"Udah Bun kenyang." Sky menahan suapan selanjutnya dari Bunda. Cowok itu menolak, selain karena telah merasa kenyang, dia juga merasa agak mual. "Satu sendok lagi ayo, habis itu minum obat," kata Bunda. Kepala Sky menggeleng. "Abang masih lama ya?" Mau tak mau akhirnya Bunda menurunkan sendoknya. Bunda juga meletakkan piringnya di atas nakas lalu mengambil alih ponsel untuk melihat pesan yang ia kirimkan kepada Langit sekitar sepuluh menit yang lalu. Panggilan dari Bunda juga tak ada yang dijawab oleh cowok itu. "Masih belum dibuka chat Bunda, masih di rumah mungkin aja Abangmu pengen istirahat bentar, kasihan capek dia," kata Bunda. Berusaha Sky untuk mengiyakan meski ada rasa tidak enak dalam dirinya. "Bun, besok Sky mau pulang aja. Sky nggak mau di sini, Bun, Sky istirahatnya di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN