44. Langit bucin

2007 Kata

Di koridor utama sedang terlihat Langit, Galaksi, dan Alvaro yang berjalan beriringan bertiga. Semua cewek yang sedang berada diluar kelas memekik kegirangan melihat wost wanted sekolah itu. Meski beda kelas, tapi Galaksi tidak kebanting jauh dengan dua kakak kelasnya. Cowok itu terlihat tegas oleh bentuk rahang dan caranya menatap yang seolah sedang memberi ancaman. Tiga cowok yang hampir tidak pernah senyum di sekolah. Cowok yang kalau senyum hanya kepada orang-orang tertentu saja. Hal itulah yang membuat mereka banyak disukai, sosoknya yang begitu misterius. "Eits!" Alvaro yang berada di tengah tiba-tiba berhenti saat matanya menatap sesuatu yang berhasil menarik perhatiannya. Alvaro lantas tersenyum miring kemudian menatap Langit sebentar. Langit yang kebingungan mengangkat sebela

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN