Elang dirawat di rumah sakit untuk sementara waktu, kata dokter supaya keadaannya membaik dulu. Annora dengan setia menunggu Elang. Annora merawat Elang dengan hati ikhlas. Elang merasa bersalah pada Annora. “Ra, makasih, ya?” ucap Elang untuk kesekian kalinya. Annora yang sedang menyendok nasi untuk menyuapi Elang menatap Elang dengan dahi mengernyit. “Untuk apa, Lang?” tanya Annora. “Karena kamu tetap setia di samping aku, walau keadaanku seperti sekarang ini.” Elang menatap Annora dengan sendu. “Udah, nggak usah ngucapin makasih mulu. Ngerawat kamu emang udah kewajiban aku, Lang.” Annora tersenyum, sambil menyiapkan nasi pada Elang. Elang pun menyantapnya dengan senang hati. Elang, bersyukur kedua orang tua angkatnya menjodohkan dengan Annora. Ke mana saja Elang dulu, baru menyad

