Dunia seolah-olah gelap. Elang benar-benar merasa terpukul. Dia harus kehilangan orang tua yang telah merawatnya dari kecil. Ya, walaupun memang mereka bukan orang tua kandung Elang, tapi merekalah yang merawat Elang dari bayi. Pak Handoko dan Bu Nanilah orang tua Elang. Cukup lama Elang terdiam, dia syok dengan keadaan yang menimpanya. Masalah datang bertubi-tubi pada Elang. “Mungkinkah ini karma dan balasan untukku, Ra?” tanya Elang. Annora menoleh pada Elang sambil tersenyum. “Kamu nggak boleh mikir gitu, Lang. Mungkin ini cara Allah untuk mengangkat derajat kamu. Kamu diberi ujian yang berat, Allah hanya ingin tahu, apakah kamu tetap berada di jalan-Nya atau justru berpaling.” Annora meyakinkan Elang kalau semua akan baik-baik saja. “Terus sekarang gimana keada

