Kado Dadakan

994 Kata

Keesokan harinya aku datang ke persidangan Reyahn. Dia divonis penjara 1 tahun atas khasus penganiayaan yang telah dia perbuat. Sementara Bu Santi di penjara 2 tahun karena khusus pencemaran nama baik. Setelah ketok palu, aku langsung menghampiri Reyhan yang duduk menunduk di hadapan ketua majelis hakim. Jangankan dipaksa menikah dengannya karena memenuhi permintaan abi, disuruh bertahan saat dia sudah divonis penjara karena sudah menganiaya Bu Santi saja aku masih iklash. Apakah aku sudah mencintai Reyhan? Sungguh di luar dugaan. Aku mengusap-usap pundaknya. "Ini pelajaran berharga buat kamu agar bisa mengendalikan emosi." Reyhan mendongak menatapku dengan mata memerah. "Aku tidak menyesal, sama sekali tidak menyesal," ucapnya dengan suara serak. Aku meneguk ludahku dengan susah payah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN