Khasus Yang Terkuak

1249 Kata

"Assalamualaikum," ucap Reyhan setelah pulang dari bekerja. "Wa'alaikumsallam," jawabku yang sedang menonton ceramah Gus Muwafiq di youtube. Reyhan menghempaskan tubuhnya pada sofa. Dia terlihat kelelahan. Kulihat tangannya masih menggenggam kantong plastik berwarna hitam. "Aku bawain jeruk buat Bu Salis." "Tumben." "Kata pakde-pakde di toko biar Bu Salis subur dan bisa cepet punya keturunan." Aku terbelalak mendengar ucapannya. "Kamu pasti selalu di doktrin yang aneh-aneh sama pakde itu." Reyhan nyengir kuda. "Udah cepetan sana mandi. Terus solat jamaah di mushola." "Semangat banget?" tanyanya sambil mengerucutkan bibir. "Nanti kamu harus ngaji sama ustad Azka." "Ustad Azka? Biasanya manggilnya Kang Santri." "Sekarang dia sudah jadi guru ngaji, jadi pantas dipanggil ustad." "N

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN