Aku sibuk mengotak-atik ponselku mencari lowongan pekerjaan. Sepertinya online shop adalah pekerjaan yang cocok untukku. Tapi, mungkin tidak terlalu laris karena teman-teman facebookku banyak yang sinis kepadaku. Terbukti dari inbok mereka yang kasar di massager. Apa jadi dropshiper di market place aja, ya? Hmm, tapi aku takut tertipu dan rugi. Kulempar ponselku ke meja. Terlalu lama berkutat dengan handpone membuat kepalaku menjadi pening. Kerja apa, ya, enaknya? Sejak di pondok pesantren, aku menjadi sosok yang tidak betah menjadi pengangguran. Harus ada hal-hal yang bisa aku kerjakan. Tok... Tok... Tok... Ada suara ketukan pintu dari luar. Aku buru-buru memakai hijabku lalu sedikit berlari membuka pintu. Deg. Jantungku langsung berhenti berdetak begitu melihat sosok yang ada di dep

