"Aku capek, Bu." Reyhan memasang wajah memelasnya saat aku terus menarik-nariknya untuk solat berjamaah. "Apa susahnya, sih, meluangkan waktu untuk solat jamaah 15 menit." Aku terus memaksa Reyhan. Walaupun aku tau dia baru saja pulang kerja. Reyhan menyerah. Akhirnya dia menuruti perintahku. Tapi sebelum kami berangkat, aku menyempatkan diri membuka f*******:. "Nanti kamu akan ketemu idolaku." Aku menyerahkan ponselku kepada Reyhan kemudian mengenakan mukenahku. "Ha? Idola? Ada artis yang solat jamaah gitu?" Tak lama kemudian Reyhan mengernyitkan dahi. "Siapa ini?" Aku kembali merampas ponselku. "Ini f*******: Kang Santri yang aku idam-idamkan di pesantren. Ternyata dia tetangga kita." "Maksudnya itu mantan pacar Bu Salis?" Reyhan menggaruk-garuk kepalanya tidak mengerti. "Bukan, l

