Pernikahan Tanpa Saksi

330 Kata
Hujan turun malam itu, pelan tapi konsisten. Setiap tetesnya memantul di kaca jendela seperti denting waktu yang memaksa Kirana mengambil keputusan dan dia sudah mengambilnya. Tanpa gaun putih. Tanpa cincin berkilau. Tanpa keluarga atau sahabat. Kirana berdiri di depan meja kayu di sebuah ruang kecil dan sunyi. Hanya ada Reno, seorang penghulu yang dibayar tunai, dan dua orang asing yang katanya “saksi yang bisa dipercaya”. Kirana menandatangani dokumen itu dengan tangan gemetar. Nama lengkapnya tercetak jelas di atas kertas pernikahan. Tapi hatinya terasa hampa, seolah apa yang sedang dia lakukan adalah sebuah pertunjukan. “Sah.” Satu kata dari penghulu menggema seperti gema di lorong bawah tanah. Reno menggenggam tangannya. Terasa dingin....Seperti tak ada denyut kehidupan. “Mulai malam ini, kamu milikku sepenuhnya.”bisik Reno di telinganya membuat Kirana menggigil. Entah karena ucapan itu, atau karena bayangan malam kematian Deandra yang terus menghantui pikirannya. --- Malam pertama sebagai istri. Tapi tidak ada kehangatan. Tidak ada pelukan. Yang ada hanyalah keheningan di dalam rumah besar yang terlalu sunyi untuk dihuni dua orang. Kirana memeriksa kamarnya. Setiap sudut tampak bersih, terlalu bersih. Tidak ada foto. Tidak ada kenangan dan yang paling aneh, tidak ada satu pun cermin di rumah itu. Kirana membuka lemari. Isinya rapi, bahkan pakaian dalam sudah tertata seperti toko. Tapi ada satu laci yang terkunci. “Reno…” suara Kirana memecah keheningan, “Laci ini kenapa dikunci?” Reno muncul di ambang pintu. Tak menjawab. Hanya menatap lekat ke arah laci, lalu ke arah Kirana. “Beberapa laci dan pintu... sebaiknya tidak dibuka, Na.” Nada suaranya datar. Tapi matanya menyimpan sesuatu. Kirana menahan napas. Ia tahu, mulai malam ini, ia telah mengikat diri pada sesuatu yang tak sepenuhnya ia pahami. Dan Reno… Reno bukan hanya suami. Dia adalah teka-teki yang bisa membunuh siapa pun yang mencoba memecahkannya. --- Di tengah malam, Kirana terbangun. Suara langkah kaki… Terdengar dari lantai bawah. Padahal Reno sedang tidur di sebelahnya. Tapi siapa… yang berjalan di dalam rumah mereka?
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN