"Mas terima kasih," kata Aji. Setelah mengazani dan mengiqomahi anaknya sesuai syariat agama yang ia anut. "sama-sama." jawab Mas Yanto. 'Selamat ya, anaknya perempuan. Cantik kayak ibunya," lanjut Mas Yanto menyalami Aji. Sedangkan Dahlia masih rebahan di kasur, ia masih terlihat lemah setelah berjuang mendorong bayinya keluar dengan selamat. Sebuah bentuk perjuangan dan pengorbanan yang tidak bisa dibalas dengan apapun. Pengorbanan antara hidup dan mati seorang wanita. Keikhlasan dan kerelaannya menanggung sakit yang tidak bisa dibayangkan. Bu Ida dan seorang ibu lain sedang membantu membersihkan sisa-sisa darah yang keluar dari tubuh Dahlia. Awalnya Mas Yanto yang akan membersihkan semuanya, tetapi tidak diizinkan Bu Ida. Akhirnya suamiku itu duduk di ruang tamu sekedar melep

