Rayhan menatap dirinya didepan cermin, membenahi pakaiannya agar terlihat lebih rapi. Sesekali rambutnya disisir kebelakang, sambil tersenyum. “Kalau dilihat-lihat gue ganteng juga ya. Anak siapa sih bisa ganteng gini.” Rayhan lagi-lagi tersenyum, menyanjung dirinya yang bercermin sendirian. “Han, udah siap belum?” Aktivitas yang sempat dilakukannya tadi langsung terhenti begitu mendengar suara dari mertuanya. “Iya, Bun. Bentar lagi!” Rayhan menjawab sedikit berseru agar mertuanya bisa mendengar suaranya. “Ya sudah, kalau sudah siap segera kebawah ya, Nak, nanti kesiangan.” “Siap, Bun.” Setelah mendengar langkah mertuanya yang berjalan menjauhi kamarnya, ia segera membenahi kemeja putihnya, dan menyambar tas yang berisi peralatan ospek, karena hari ini adalah hari pertamanya mengiku

