Nola bertopang dagu di dekat jendela kampus. Menatap orang yang berlalu lalang di bawah. Pikirannya melayang ke kejadian beberapa jam lalu. Dimana Nathan melarangnya berteman dengan Arkana dan Yasa. Nola tak habis pikir kenapa Nathan melarangnya berteman. Padahal Arkana dan Yasa orang baik. Mereka selalu membantu Nola. Mereka bahkan juga melindungi Nola di saat Nola berada dalam bahaya. Dan Nola sangat suka berteman dengan keduanya. Gadis cantik itu terlonjak kaget kala merasakan sebuah benda dingin menempel di pipinya. Refleks menoleh ke samping dan melihat Arkana sedang tersenyum manis ke arahnya. "Melamun aja Lo. Nih minum dulu biar segar dan bisa menjawab ujian." Nola tersenyum. Tuh kan! Arkana baik, tapi kenapa Nathan melarangnya berteman dengan pria sebaik Arkana?! "Makasih

