Gibran mengetuk-ngetukan jarinya ke meja. Saat ini bocah laki-laki itu tengah dalam kebingungan yang teramat sangat. Sebagai siswa kelas sebelas SMA, pekerjaan apa yang mungkin didapatkannya? Lagi pula Gibran tidak memiliki skill yang menonjol. "Lulus belum tentu, ijazah belum tentu diterima. Kerja apaan coba?" Gibran berujar pelan. Fauzi yang tak sengaja mendengar ucapan Gibran sontak bertanya, "Heh? Kerja?" Gibran menoleh, "Iya. Bantuin gue cari kerja dong, Ji. Gue butuh duit buat sekolah." "Kerja? Lo mau kerja? Emang Ayah atau Opa lo udah nggak mau biayain sekolah lo?" Gibran mendesah, "Bukan gitu." "Terus?" "Gue mau buktiin sama Ayah gue, kalau gue bukan anak manja. Gue mau mandiri, dan bisa hidup dengan hasil keringat gue sendiri. Lo pasti tahu, Ayah gue gimana." Fauzi memandan

