Namira tidak menyangka bahwa seorang Weren malah memintanya menjadi kekasih padahal dia hanya Asisten dikantornya Weren. Namira merasa agak keberatan karena Namira tidak bisa merasa bebas. Namira ingin sekali menolak namun ancaman Weren bosnya membuat nyalinya ciut. Weren telah.menolongnya saat dia Ke Night Club dan hampir dibawa oleh laki-laki yang tidak di ketahui berasal darimana. Posisi Namira yang mabok.membuat tidak sadar bahwa dia hampir kehilangan P********a,beruntung Weren juga sedang berada di Night club tersebut.
Beberapa jam sebelumnya.....
Namira diajak pergi oleh teman lamanya Sandra dan Angela atau yang disapa Angel.Mereka semua adalah teman SMA elit Internasional School di Jakarta. Angel sekarang menjadi seorang designer seperti mimpinya dan Sandra sebagai bos skincare. Mereka berkumpul disaat sudah tidak terlalu sibuk. Kebetulan di Klub ini juga menyediakan kamar. Mereka bertiga ingin menghabiskan malam seperti pada saat mereka SMA dulu.
"Angel,akh senang bertemu denganmu. Bagaimana kabarmu?"kata Namira berteriak histeris kesenangan.
"a***y, kamu cantik banget,Namira putih dan mulus. Jesen pasti menyesal."kata Angel dengan nada datar.
"Lupakan Jesen,sudah kelaut mungkin dia."kata Namira tertawa datar.
"Hey-hey, kalian tidak melihat akukah?"kata Sandra sedikit memongongkan bibirnya.
"ish,bestie tidaklah. Aku merindukan kalian berdua."kata Namira memeluk Sanra dan Angel bersamaan.
"Dengar-dengar Jesen akan mengadakan Reuni SMA kita loh."kata Sandra sedikit kesal.
"Hem,dia memang selrti itu selain raja Gosip dan tukang selingkuh. Dia kaya raya ingat,papanya pemilik Gemilang Group. Berkuasa dan mempunyai uang."kata Angel dengan nada mencibir.
"Aku ingat kamu menggap dia selingkuh bukan tahun lalu.Bahkan mereka sedang bertelanjang d*d*. Tidak mengakui selingkun,hahaha. Lucu."kata Sandra dengan ciri khas nyerocosnya.
"Hem,bahkan dia bilang menemui orang tuaku. Michael adikku itu sangat cekatan.Jika tidak Tamatlah sudah."kata Namira mengeluh kesal.
"Dia B*j*g*n,Jangan tanya seberapa aku ingin meninjunya. Dia bahkan memanggilku kerempeng,jika kalian ingat."kata Angel Marah.
"Jangan terlalu kuat meremas gelasnya."kata Sandra menenangkan Angel karena amarah.
"Bagaimana tidak,melihatnya saja mebuatku muak,bulan begitu Namira?"kata Angel dengan nada spontan.
"Iya, Jesen memang orang paling aneh."kata Namira membetulkan ucapan Angel.
Mari kita minum sampai puas. Ayo bersulang lagi. Angel memanggil pelayan lagi.
"Selamat malam,kak. Ada yang bisa saya bantu?"ujar pelayan itu sopan.
"Mbak,saya pesan 2 sampenya dan 1 anggur termahal disini tahun 97."kata Angel dan memberikan sejunlah uang kepada pelayan itu
"Baik,kak.ditunggu pesananya. Jika ada yang butuh bantuan lain. Silhakan panggil saya,saya permisi."kata pelayan itu dengan ramah.
"Baik,terimakasih. Untuk sekarang itu sajah sudah cukup."kata Angel dengan tersenyum ramah.
#####
Weren tadinya hanya iseng berkempul dengan James dan Jesen di Klub ini. Mata Weren tiba-tiba melihat bayangan dia kenal. Seorang wanita dengan dress hitam panjang membelah bagian kakinha terlihat.
"Hey,kawan apa yang kamu lihat?"kata James membuyarkan lamunn Weren.
"Hey, jangan seperti ini orang-orang bisa salah paham aku dianggap G*y."kata Weren dan berusaha menurunkan tangan James.
James yang hanya bercanda kemudian setengah berbisik pada Weren. Weren kemudian menangkis tangan James dan berkata. Hentikan sekarang juga. Giba-tiba Jesen datang dengan kekasih barunya Wilona Wijaya.
"Wuih....,makin gila kalian berdua" dengan tatapan wajah mengejek Jesen.
"Akh,lucu sekali teman kamu,sayang."kata Wilona dengan tatapan penuh pengertiannya.
"Astago,tuhkan aku bilang juga jangan begini."kata Weren semakin kesal.
"Ish,aku hanya bercanda aku normal."kata James setengah tertawa.
"Sampai aku dijodohkan oleh Martha gara-gara kamu."kata Weren dengan nada kesalnya.
"Martha,yang benar saja."kata James heran.