TTW || Bab 54

1274 Kata

“Hufftt… “ Raquel mengusap wajahnya, sudah dua jam dia berendam di bathtub busa apartment nya tanpa tau keadaan Caka di rumah. Banyak panggilan dari Caka, dan Tania ingin tahu dimana dia sebenarnya. Namun, Raquel tidak peduli hanya memandang cek pemberian Rizaldi. “Setidaknya warisan itu hanya akan jatuh ke tanganku.” Gumamnya tersenyum miring. “Lihatlah Anindya, siapapun elu, kali ini yang menang tetap gua.” Lalu tertawa keras merasa menang dengan apa yang ia dapatkan tidak peduli dijadikan jalang oleh paman dari gadis yang ia benci. Tak lama sebuah pesan masuk, lebih tepatnya untuk kesekian kali pesan tentang cicilan emas yang Anindya pesan waktu itu masuk lagi. Dia jadi bingung, apa benar Anindya membayar semua biaya emas itu. Atau jangan-jangan nomornya dijadikan jaminan kontak da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN