Tak ada tempat untuk pulang, Anindya tidak lagi berharap sesuatu yang membuatnya lupa diri hingga mengabaikan dirinya sendiri. Dia akan fokus pada pencapaian nya kali ini, setelah itu dia akan pergi dari negara ini untuk menepi menjauh dari orang-orang yang mengenalnya. Anindya duduk di meja kerjanya sambil memeriksa pekerjaan nya. Beberapa saat tatapannya tertuju pada foto, tempat yang sangat ingin dia kunjungi sejak lama, lebih tepatnya tempat untuk bulan madu nya namun tidak pernah tercapai. Dulu setelah menikah, bulan madu hanya dilakukan di rumah mertua tak ada kesempatan selalu nanti nanti dan nanti. Bahkan keinginan dan impian nya harus terkubur dalam-dalam bersama semua janji Caka. Semalam dia berpikir untuk mencari tau keberadaan keluarganya, namun memikirkan semuanya mungkin

