Aroma soto memenuhi penciuman Ran, ketua OSIS SMA Bakti Pekerti itu sedang mencampurkan nasi ke dalam soto. Ia mengaduknya pelan sebelum mencicipinya. Kurang pedas, Ran menambah satu sendok sambal. Mengaduk lagi sampai menemukan rasa yang pas. "Kak Ran, setelah selesai makan aku mau ngomong bentar." Mendengar itu Ran menoleh, mendapati siswa kelas 10. Hanya ada beberapa anak kelas 10 yang ikut dalam kepengurusan OSIS. Jadi Ran sangat hafal siswa yang sedang mengajaknya bicara saat ini. "Herman, ngomong sekarang aja. Sini duduk. Kamu udah makan siang belum?" Herman menggeleng, kemudian duduk di samping kursi Ran. Gadis itu makan sendirian karena telat ke kantin, rombongannya sudah selesai makan dari tadi dan meninggalkannya sendirian. "Sekarang aja ngomongnya, bentar lagi bel masu

