Greyson sedang bersandar di pagar teras lantai bawah ketika pandangannya menangkap sesuatu di atas. Ruby—gadis sial yang secara tidak sengaja mengetahui jati diri kelamnya itu—berdiri di balkon kamar khusus yang ia sediakan. Kedua tangan Ruby bertumpu pada pagar, rambutnya tergerai tertiup angin. Greyson mengembuskan asap rokok perlahan. Gadis itu tampak tenggelam dalam pikirannya, dan entah mengapa… ia memperhatikannya terlalu lama. Ia mematikan rokoknya, berjalan masuk ke dalam mansion, lalu menaiki tangga menuju kamar Ruby. Pintu dibuka tanpa permisi. Ruby terkejut, bahunya menegang, tetapi ia tidak bergerak dari posisi semula. Hanya menoleh sedikit, memastikan siapa yang masuk. Greyson mendekat dan berhenti di belakangnya. “Apa yang sedang kau pikirkan?” Ruby menghela napas, tata

