Lokasi pertemuan berada di sebuah pabrik tua yang sudah lama ditinggalkan—tempat yang dulu pernah mereka gunakan untuk bertransaksi senjata sebelum hubungan mereka rusak total. Mobil Greyson berhenti di depan bangunan. Udara dingin pagi menusuk, menyelinap masuk melalui retakan bangunan. Luwis turun lebih dulu, memastikan jalur aman. Setelah mendapatkan kode bahwa semuanya steril, Greyson keluar dan melangkah masuk ke dalam. Di tengah ruangan luas yang remang-remang, Ferrano sudah menunggu. Pria itu berdiri dengan mantel gelap, tangan di saku, tubuh tegak namun tegang. Matanya tajam—seperti hewan liar yang siap menyerang kapan saja. Anak buahnya berdiri di belakang, namun tidak mencoba mendekat terlalu dekat. Mereka tahu reputasi Greyson. Saat melihat Greyson, Ferrano tersenyum miring.

