Panji menaikkan sebelah alisnya saat mendengar keputusan Indira. Dirinya sedikit terkejut saat Indira justru mengiyakan ucapannya. Panji hanya memancing dan menggodanya. Dia tidak bersungguh-sungguh dalam mengucapkannya. Namun sepertinya, Indira memiliki anggapan lain untuknya. Dia serius dengan ucapannya dan hal itu tidak bisa dilewatkan, bukan? Karena demi apa pun, bukankah ini yang Panji inginkan? Jika memang Indira bersungguh-sungguh dengan ucapannya, itu artinya tidak akan ada lagi pertengkaran di antara mereka. Mereka akan hidup dengan damai dan bersikap seperti suami istri pada umumnya. Panji mendekati Indira dan membuat kontak mata dengannya. "Apa kau berjanji? Apa hanya itu syaratmu untukku?" tanya Panji memastikan. Dia memang terbuai dan merasa antusias dengan keputusan

