Author POV. “Kamu nggak kenal aku?” tanya gadis bersurai lurus yang berdiri mematung di depan lapangan basket. Laki-laki dengan tinggi 180 cm di hadapannya menggeleng. “Coba ingat-ingat lagi,” pintanya. Jawabannya tetap sama lelaki itu tetap menggeleng. Tetap tak mengenali siapa perempuan yang tiba-tiba saja menghadang jalannya. “Memangnya kita pernah ketemu sebelumnya?” tanya Adi, lelaki yang menggunakan hoodie hitam di hadapannya. Wajah wanita itu mendadak berubah merenggut masam, padahal awalnya dia sangat ceria ketika menghampiri Adi untuk kedua kalinya setelah hari itu. Percuma! Kesal Nisa dalam hati. Butuh perjuangan untuk Nisa berada di sini, di salah satu unversitas ternama di Jakarta. Wanita asli Bandung itu dengan usahanya yang luar biasa, akhirnya bisa memasuki fakultas y

