Ayu PoV. Aku berlari kecil sambil menenteng benda putih tipis di tanganku. Di rumah yang asri, sesekali suara kucau burung terdengar di antara sarang-sarangnya. Ya, di sini lah aku berada. Di depan rumah ini, wanita yang berpeluh ini Mengatur napas yang sedikit tersengal. Mataku mengedar ke sepanjang sudut rumah tepat di hadapanku. Namun, netraku tak menangkap ada penghuni di dalamnya. Aku mencoba melihat lebih dalam, mendekatkan sedikit indra penglihatanku ke jendela berkaca riben di hadapanku. Tetap tak terlihat ada tanda-tanda ada orang di dalam. Sepanjang netra merangkum hanya ada kesunyian, dan... Lampu yang gelap. Tubuhku melemas. Lelaki yang kucari sedang tak ada dirumah rupanya. Padahal dengan semangatnya aku berlari agar bisa menyampaikan kabar yang mungkin bisa membahagiakan

