“Nggak mau … bikin s**u, Mi?” Abi semakin merasa tidak nyaman ketika Fika mendiamkannya. Setelah pertengkaran mereka tadi malam, Fika mengungsi dari kamar dan tidur di kamar sang mama dengan alasan kangen. Sementara Romi, terpaksa ikut mengungsi tidur di kamar tamu dan tidak curiga sedikit pun dengan sikap putrinya. Mungkin karena Fika sedang hamil, Romi jadi memaklumi sikap putrinya itu dan memilih untuk mengalah. “Nggak.” Fika menjawab, tanpa melihat Abi sama sekali. Ia duduk di depan meja rias, sambil mengoleskan rangkaian produk skincare di wajahnya. Rasa sakit di hatinya masih saja menetap, karena ulah Abi malam itu. Coba saja lihat, sampai saat ini Abi belum juga meminta maaf dan menyesali perbuatannya. Suaminya hanya bertanya, apakah Fika ingin bikin s**u atau tidak. Namun, tid

