Aku memujimu hingga jauh Terdengar syahdu ke angkasa Rintihan hatiku memanggilmu Dapatkah kau dengar nyawa hidupku? ~Nyawa Hidupku~ (Ada Band) (Catatan Todd) Kutatap wajah Rea. Rea yang kukenal berwajah cantik. Tetapi Rea yang berada di seberang meja ini jauh lebih cantik. Senyumnya tetap seperti dulu. Sorot matanya yang ceria tetap tulus. Tetapi ia berbeda dalam sisi yang lebih baik. Rasanya tidak cukup waktu memuaskan diri melihat Rea dalam penampilan barunya. “Ini, apa namanya?” tanyaku sambil menunjuk kain yang terpasang di kepalanya. Rea tersenyum. “Ini disebut jilbab. Sebuah kewajiban bagi kami perempuan muslimah.” Aku menatapnya. “Aku akan jelaskan panjang lebar pada saatnya. Sekarang, kamu kelihatan lapar dan lelah. Kamu akan tinggal di mana?” tanya Rea. Aku angkat

