Kotor

1898 Kata

Ayu semakin memberontak ketika Bima ingin meraihnya lebih jauh. Gadis itu menyelam ke dalam danau ketika panglimanya lengah. Tak ingin kehilangan mangsa yang telah berada dalam dekapannya, gegas lelaki itu menyusul. Ia berhasil berada di depan Ayu yang sedikit lagi naik ke permukaan. “Apa maumu, ha?” Gadis itu melempar batu ke wajah Bima. “Kau. Kau harus ikut denganku.” “Atas dasar apa? Aku bukan budakmu.” “Tapi kau masih bawahanku.” “Tidak lagi. Setelah ini aku akan kembali dan pergi berkelana mengelilingi pulau Jawa. Aku tak akan lagi berada dalam perintahmu. Lelaki kejam dan tak berperasaan. Tak sudi aku berada di dekatmu terus-terusan.” Amarah berkobar lagi dalam sanubari Bima. Bukan karena hinaan Ayu, melainkan gadis itu berniat meninggalkan dirinya setelah hatinya dibuat jat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN