Perluasan wilayah kekuasaan terus berlangsung. Resmi sudah Raja Panungkaran tunduk dengan Majapahit. Mereka hidup dengan membayar sejumlah upeti yang telah disepakati. Tidak hanya itu saja. Dua orang selir muda juga dikirim sebagai hadiah untuk Mahaputra. Mereka akan segera kembali ke Kerajaan Majapahit, termasuk Bima yang kini telah kembali ke pondok perbatasan usai menghukum mati Danur. Beberapa bawahannya yang masih hidup telah ia izinkan pulang. Penjagaan di perbatasan telah tidak ada lagi usai Panungkaran takluk. Kerja keras Bima akan segera mendapat hadiah dari Gusti Prabu. Meski demikian lelaki itu tak pernah meminta banyak hal. Mahaputra telah memberinya hadiah beberapa bidang tanah dan juga emas permata. Namun, panglima perang itu menolak hadiah berupa wanita cantik. Ia mengatak

