Bab 72

1276 Kata

Terdengar alarm dari jam weker yang disetel dekat tempat tidur Hani. Lagu balonku yang nyaring membuat aku mengerjap. Kalau aku boleh kasih komentar, lagu ini adalah lagu balon ajaib, soalnya sudah meletus juga tiap dinyanyikan tapi gak habis-habis. Gegas kumatikan lagu balon ajaibnya,takut Hani keburu bangun. Nanti susah mau mandi, dia pasti merengek minta yang lain. Lagi pula waktu baru menunjukkan pukul setengah lima. Biar saja anak kecil tidur nyenyak hingga agak siang. Mumpung kecil, nanti kalau sudah besar, bangun siang kan kena omel. Eh, jadi curhat malah, hadeuh. Aku beringsut, tapi berhenti sebentar dan tak lama. Kulirik sekilas wajah manis, imut dan menggemaskan itu. Aku sudah jatuh hati pada gadis kecil ini, entah kenapa ketika mendengar kecerwetan Hani jadi mengingatkanku pa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN