Bab 75

1454 Kata

POV David “Bapak yang kenapa? Dari kemarin sibuk terus sama Fita. Datang ke kantor, pergi karaoke, tiap hari telponan. Memangnya siapa dia, Pak?” Aku tertegun ketika mendengar penuturan yang Istriku utarakan. Apakah artinya selama ini dia tengah cemburu. Namun, bukankah kami masih pengantin baru, apa bisa secepat itu dia menyimpulkan aku melakukan yang bukan-bukan? “Ra, kamu cemburu, ya?” Aku ingin memastikan. “Dih, geer banget. Siapa juga yang cemburu.” Dia membuang muka. Aku mengusap wajah dan menyugar rambut yang tak panjang ini ke belakang. Lalu kucolek pinggangnya. Sepertinya harus diajak ehem-ehem dulu biar dia yakin kalau jiwa dan raga ini adalah miliknya. “Apa sih, Pak?” hardiknya dengan wajah galak. “Ibadah, yuk!” Aku mengangkat satu alis ke atas. “Sendiri saja, sih.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN