Bab 63

1233 Kata

Hari ini aku sudah kembali ke negeri rantau. Mas Bos bilang langsung pulang ke rumah orang tuanya. Namun aku yang masih lelah, meminta waktu sehari buat melepas kangen sama Hilda. Padahal mah masih pengen merasakan semaunya sendiri dulu. Kalau di rumah mertua, duhhhh … pasti dong harus jaim dan harus kerudungan seharian. “Beneran mau tinggal di sini dulu?” tatapannya tampak kecewa. Aku menggaruk kepala tak gatal. Menggeliat-geliat sebentar karena tubuh terasa pegal. “Hmm … iya, Pak. Maaf, ya. Saya masu harus packing dulu barang-barang yang mau dibawa sama pamitan sama dapur, panci, piring dan penggorengan karena mereka semua gak mungkin saya bawa, Pak.” “Oke, Ra. Besok pagi-pagi saya jemput, ya. Di rumah orang tua saya juga paling semingguan, kok. Saya sudah cari ART yang bisa fullti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN