Bab 56

1088 Kata

“Berubah gimana, Pak?” “Gimana kalau kita langsung nikah saja, Ra. Baru nanti tanggal resepsi saja yang dibicarakan?” “Saya sih terserah, Bapak. Emang kenapa kalau tunangan dulu, Pak?” “Kalau sudah ada ikatan, kita akan lebih kuat kalau ada lagi godaan, Ra. Saya hanya takut, Serlin akan kembali berulah.” Aku menautkan alis, padahal sebutanku buat dia sudah gak jadi Mak Macan lagi karena sudah baik. Dia sudah jadi manusia sekarang. “Bukannya Bu Serlin justru yang membuat orang tua Bapak jadi setuju kalau kita mau menikah?” Mas Bos hanya mengulum senyum. Namun aku gak ngerti, senyumannya kek mengandung misteri. Apa ada yang dia sembunyikan dari aku? Apa ini masih terkait foto-foto itu? “Intinya minggu depan kita nikah. Titik.” *** Seminggu melaju dengan cepat. Hari ini aku s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN