33. Kembali Dipatahkan

2116 Kata

Malam larut kembali membawakan segenggam rasa sakit yang sama, seperti yang biasa keduanya rasakan di hari-hari sebelumnya. Bedanya, kali ini lukanya jauh lebih parah, dan mungkin membutuhkan waktu yang lebih lama untuk kembali pulih. Adara sudah bersembunyi di balik selimut tebal begitu Ragha memasuki kamar dengan langkah pelan. Kondisi Adara yang tidak memungkinkan membuat keduanya menginap di rumah Ibun. Rhea yang awalnya selalu menentang keberadaan Ragha di rumahnya pun pada akhirnya memberi izin. Tentu Adara yang menjadi alasannya. Rhea memang nampak marah, juga masih menyimpan rasa bencinya pada Ragha, namun ia tidak bisa melihat Adara yang terus diam dilingkupi kepedihan. Bagaimanapun keberadaan Ragha sangat dibutuhkan dalam kondisi seperti ini. Daripada Rhea, bukankah Ragha masi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN