Siang hari adalah waktu istri tanpa suami. Demi membahagiakan istri, para suami berangkat bekerja di pagi buta dan akan kembali saat matahari sudah tak lagi menampakkan diri di atas langit. Begitu pun dengan Derren dan Thada yang meninggalkan dua istrinya dan satu putri di rumah bersama Aira, sahabatnya. Di saat siang hari Aira tak ada di rumah, Maya mengurus baby Naya dengan telaten selayaknya seorang ibu yang sangat menyayangi putrinya sepenuh hati. Sedangkan Salma malah asik telfon-telfonan dengan Thada di dalam kamarnya. Entah apa yang ada di pikiran Maya saat ini, dia menangis dalam diam di tengah keheningan kamar sang putri. Aira yang baru saja datang entah dari mana, terkejut dengan apa yang di lihatnya. Seorang maya. Eh bukan. Seorang ibu yang tengah menyusui putri kecil ya

