Derren memiliki kebiasaan baru, selain menjadikan rumah sebagai kantor selama ospek. Derren juga menjadikan menggoda atau merayu Aira sebagai kebiasaan barunya. Dia sekarang lebih sering menggoda Aira, bahkan tak jarang pula Derren melontarkan kata-kata gombalannya. “Lagi mikir apa sih? Dari tadi di liat doang?” tanya Aira menyuguhkan minuman hangat untuk suaminya. “Mikir kamu, entah bagaimana bisa masuk dalam layar laptop,” gombal Derren. “Haaaa, bosen gombal terus kamu,” Aira duduk di samping Derren yang tengah lesehan di ruang tamu. “Gak percaya, lihat masuk deh ke pikiran aku. Pasti kamu akan menemukan nama Aira di seriap sudut otak ku. Turun lagi ke hatiku, pasti kamu akan kaget,” ucap Derren gombal. “Kaget kenapa?” tanya Aira. “Huum, karena Hanya nama Aira yan

