Beda

1061 Kata

Pagi menyambut, kali ini Diki bangun sudah tidak sendiri lagi. Entah bagaimana bisa baju yang ia kenakan dan milik istri kecilnya itu sudah ada di lantai. Seingat dia, hanya mengajari istrinya untuk berciuman.   Tetapi apa ini?   Diki memastikan jika benar ada noda darah atau tidak yang menempel pada seprai warna putih bersih itu.   Tidak ada!   Tetapi bagaimana bisa mereka bangun dalam keadaan telanjang bulat? Bahkan celana dalam yang mereka kenakan juga sudah terlepas entah di mana. Diki membangunkan istri kecilnya dengan lembut, sampai senyum yang gadis itu mengembang sempurna.   “Kenapa kamu senyum-senyum gitu? Apa kita semalam melakukan hubungan suami istri?” tanya Diki.   Dia tau pertanyaan itu sudah pasti akan menyakiti hati perempuan itu. Di tambah dengan ini adalah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN