Maya berulah

1088 Kata

Rencana ingin bersantai dan menghabiskan waktu hanya berdua dengan Aira, kini hanya tinggal wacana. Bagaimana tidak, Miranda datang hanya ingin mengacaukan hari mereka berdua saja. Keinginan-keinginan yang ada di benak Derren hanya berakhir menjadi keinginan batin saja.   Miranda dan Boy datang dari siang hari hingga malam belum juga memiliki keinginan untuk pulang. Malah Boy sudah memberikan kode untuk menginap di rumah kecil yang di tempati oleh Derren dan Aira.   “Kalau kalian berdua menginap, mau tidur di mana? Mau, tidur di ruang tamu di temani nyamuk-nyamuk kelaparan?” tanya Derren sebagai bentuk penolakan.   “Ya sudah kalau begitu papa sama mama pulang, tapi sebelum itu papa minta kamu presentasiin pendapatan dari restoran GLEM,” ucap Boy.   “Gak ada, papa gak kasian sama k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN