Pesta berlangsung sangat meriah, Damara terlihat sangat menikmati pesta tersebut. Ya meski dia masih tidak terlalu mengerti apa yang saat ini terjadi. Yang jelas bayi kecil itu tidak menangis atau rewel. Selain itu, ada perempuan yang sama sekali tidak ingin melepaskan lelaki idaman nya. Dalam diam dia menyusun rencana untuk memisahkan dua orang yang kini menjadi pusat perhatian. Gia tidak ingin melepaskan Aira begitu saja. Ketika Deeren meninggalkan mereka sejenak, Gia merasa ini adalah kesempatan bagus untuknya. Dengan sengaja wanita gila itu menyeret Aira dengan satu kali tarikan di rambut. Aira terseret hingga Damara hampir saja terjatuh karena tidak memiliki persiapan apa pun. Deeren yang baru saja dari toilet pun merasa kecolongan dan langsung menuju ke dalam kerumunan s

