Meski sudah membulatkan tekad dan yakin dengan keputusan untuk segera mengakhiri pernikahannya dengan Dimitri, Fawnia mendadak linglung ketika sudah beberapa jam berlalu sejak kedatangan Wulandari, perempuan paruh baya itu tetap menangis tergugu di sampingnya. Fawnia memang sudah mempersiapkan hatinya untuk patah ketika Dimitri menalak cerai dirinya, namun yang belum ia persiapkan adalah rasa nyeri dan sesak ketika melihat perempuan yang ia kasihi ini ikut bergelimang tangis di hadapannya. Di kamar rawatnya, Fawnia sengaja ditinggalkan hanya berdua dengan Wulandari, sedangkan kakak-kakak beserta iparnya menunggu di luar kamar, demi memberi waktu pada kedua wanita beda generasi itu untuk berbicara dari hati ke hati. Wulandari yang didatangi Fauzan tadi pagi, memutuskan untuk ikut serta d

