Bab 16. Otak Gue Kotor

1008 Kata

"Baru pulang, Nak Sakha?" Leher orang itu memanjang, menoleh ke belakang mendapati menantunya menenteng helm. Sebelum menghampiri Marina dia sudah lebih dulu meletakkan helm di dekat pintu, mengunci pintu. Marina sengaja tidak mengunci pintu supaya Sakha bisa langsung masuk. "Bawa ke kamar gih. Mama cuma nemenin Xella sambil nonton modeling," beritahu Marina menggerakkan dagunya. Xella tidur meringkuk di sofa panjang. Ada kacang rebus dan kopi serta televisi yang menyala dengan suara lirih sedangkan Marina membuat rajutan cardigan. "Maaf, Ma." Entah untuk konteks yang bagaimana permintaan maaf Sakha, yang jelas Marina mengangguk saja supaya cepat kelar. Wanita itu menghela napas melihat kepergian menantunya yang menggendong sang putri. "Aku sudah benar, 'kan?" Monolognya kepada diri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN