Aku keluar dari mesin penjelajah waktu, asap tebal memeuhi ruangan tempat dimana mesin itu dirakit. Untungnya aku gak pernah lupa untuk terus menggunakan alat pelindung yang udah dirakit sama temen-temen, seenggaknya saat aku keluar aku bisa terlihat keren tanpa harus terbatuk-batuk. Saat kaki aku baru aja melangkah keluar, yang pertama kali aku dapati adalah serangan pelukan dari yang lain. Aku yang memang sebenernya belum siap langsung limbung dan terjatuh terlentang ke belakang, ya gak kira-kira aja, aku yang badannya kecil harus kuat menampung mereka yang badannya besar. Entah berapa kali aku harus bersyukur masih menggunakan alat pelindung diri karena kalau engga aku udah terbentur karena terjatuh dengan posisi terlentang. “Anak nakal!” itu kata sambutan yang pertama kali aku dengar

