Kerie yang melihat adegan itu hanya bisa ternganga. Cyrene berhasil mendarat di tanah dengan lengkungan kapaknya yang menjatuhkan tubuh iblis itu. Secepatnya Cyrene bangkit. “Kerie! Kunci dia!” perintahnya. Gadis yang masih terduduk di dalam perisai itu pun bangkit bersamaan dengan perisainya yang menghilang. Segera Kerie membekukan kaki dan tangan iblis itu. Cyrene berdiri di sampingnya dan tanpa pikir panjang, dihunuskannya ujung pisaunya ke ulu hati tubuh yang membengkak tersebut. Suara geraman terdengar sampai menggema di atas tebing itu. Bayangan hitam mulai keluar perlahan meski lengan monster itu masih bisa menghancurkan es yang membeku dan menyentuh senjata Cyrene untuk melepaskannya. Sayang, tangannya langsung terbakar. “Apa? Aargh! Tanganku!” Tangan itu pun terbakar setengah

